10 Desember 2017

Teknologi Terbaru di Bidang Laporan Keuangan

Teknologi terbaru terus dikembangkan demi mengimbangi kebutuhan manusia akan kemudahan beraktivitas. Aktivitas ini mencakup berbagai aspek, termasuk di dalamnya dalam standar laporan keuangan. Ada perubahan baru dalam dunia akuntansi. Telah disepakati bahwa di tahun depan akuntansi perbankan, lembaga jasa keuangan, dan standar pelaporan keuangan akan menggunakan standar khusus bernama IFRS 9.

Di Indonesia, standar IFRS 9 ini mulai diberlakukan pada tahun 2020. Adanya perubahan terhadap pelaporan keuangan dan akuntansi menuntut perbankan dan lembaga jasa keuangan lainnya untuk siap dan melakukan perubahan. Maka sebagai rekomendasi, berikut adalah solusi teknologi informasi platform terbaru untuk menyelaraskan tren pelaporan keuangan yang terus berkembang.

Teknologi Terbaru di Bidang Laporan Keuangan

Solusi dan Teknologi Terbaru untuk Pelaporan Standar IFRS 9


Indonesia merupakan negara dengan perkembangan ekonomi yang terbilang pesat. Selain itu, Indonesia termasuk dalam komunitas bisnis global, dimana hubungan antar negara secara internasional saling berhubungan. Saat ini, perekonomian Indonesia semakin terintegrasi dengan perekonomian dunia.

Oleh karena itu, aspek standar akuntansi dan keuangan perlu diperbaharui. Indonesia harus menggunakan standar akuntansi dan keuangan yang berlaku dan diterima di seluruh dunia. Itu juga yang menjadi alasan dalam beberapa tahun belakangan Indonesia semakin semangat mempromosikan penggunaan standar akuntansi keuangan yang telah terkonvergensi dengan IFRS di entitas publik.

Salah satu perubahan yang paling terlihat jelas di IFRS 9 adalah perubahan kerangka berpikir dari backward looking menjadi forward looking. Salah satu studi terhadap krisis keuangan pada 2008 lalu menjadi konsep awal standar IFRS 9 ini terbentuk dan mengganti konsep pencadangan di IAS 39 yang dianggap terlalu sedikit dan terlalu lambat.

IFRS 9 adalah jawaban untuk perbaikan dari akuntansi lindung nilai yang sejalan dengan perlakuan akuntansi dengan aktivitas manajemen risiko, memungkinkan entitas untuk lebih mencerminkan kegiatan ini dalam laporan keuangan mereka. Pengguna laporan keuangan akan memperoleh informasi yang lebih baik tentang manajemen risiko dan efek dari akuntansi lindung nilai terhadap laporan keuangan.

Adanya kebutuhan perbaikan itu mendorong penyedia solusi teknologi informasi menciptakan sebuah teknologi terbaru pada industri keuangan Indonesia. Untuk mengimplementasikan IFRS 9, muncul sebuah teknologi bernama Emerio Regla IFRS 9. Di Indonesia, IFRS 9 ini disebut dengan istilah PSAK 71. IFRS 9 merupakan standar baru pelaporan keuangan yang akan menggantikan standar yang berlaku saat ini (IAS 39 atau PASK 55).

Tantangan yang dihadapi dalam implementasi IFRS 9 adalah ketersediaan data dan kualitas data, kemampuan bank untuk melakukan prediksi dengan menggunakan teknik manajemen risiko dan pentingnya tools statistic untuk mendukung perhitungan tersebut.

Regla merupakan sarana dan solusi dalam hal mendukung industri keuangan. Lebih jauh, Regla menyediakan transformasi menyeluruh untuk menghasilkan keputusan-keputusan bisnis strategis. Solusi yang disediakan Regla terhadap teknologi terbaru tersedia dalam berbagai bentuk database, sistem operasi, dan infrastruktur termasuk cloud.

Kebutuhan perhitungan, pelaporan kepada pihak regulator, baik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun Bank Indonesia (BI), serta kebutuhan internal bank, atau pelaporan ke grup usaha telah disediakan oleh Regla. Tambahan lagi, dengan perkembangan teknologi ini, institusi keuangan dan bank dapat melakukan analisis menyeluruh terhadap aspek-aspek keuangan yang diharuskan oleh standar regulator dan IFRS. Cakupannya meliputi persiapan dan pengolahan data, perhitungan yang lengkap, cepat dan akurat, serta comply dengan regulasi, dan merepresentasikan informasi yang dihasilkan dalam bentuk pelaporan yang diinginkan.

Regla telah berhasil dipergunakan lebih dari 20 klien perbankan dan institusi keuangan lainnya, di Indonesia dan negara-negara lain di Asia Tenggara, seperti Singapura, Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam. Indonesia merupakan pasar yang sangat menjanjikan karena adanya beragam institusi keuangan dan bank. Regla memiliki potensi yang besar di pasar Indonesia dan berkomitmen untuk mengembangkan teknologi terbaru secara berkala.

Postingan ini memiliki 0 comments

Kami telah menyediakan kolom komentar di bawah ini. Silahkan berkomentar dengan sopan dan dengan kata-kata yang mudah dipahami. Mohon maaf jika balas komentarnya agak lama karena kami tidak online 24 jam. Kemudian kami juga meminta maaf karena semua komen tidak bisa dibalas satu-persatu.