29 September 2017

9 Tips Anak Terbebas dari Kecanduan Game

Game memang menjadi hal yang sangat menarik bagi anak-anak dan mereka biasa memainkannya di sela waktu aktivitas. Seiring dengan perkembangan zaman, kini banyak bermunculam jenis permainan baru yang semakin modern dan tentu saja menjadi tren di kalangan anak-anak. Permainan tersebut entah offline maupun online, secara perlahan mulai menggeser permainan tradisional yang dulu selalu dimainkan oleh orang tua.

Memang, pada dasarnya, memainkan beragam jenis permainan tersebut tidak salah. Permainan tersebut dapat digunakan sebagai sarana edukasi yang menyenangkan, hiburan yang efektif untuk anak yang murung, atau lainnya. Namun, ketika anak-anak terlalu bebas untuk memainkan permainan tersebut sehingga lupa waktu, maka ia beresiko kecanduan dan inilah yang akan memberikan efek negative terhadap kondisi psikologi anak secara umum. Anak yang kecanduan permainan akan cenderung lebih susah bergaul dan perkembangannya menjadi tidak maksimal. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mengetahui beragam tips agar anak terbebas dari kecanduan berbagai permainan yang mereka sukai.

9 Tips Anak Terbebas dari Kecanduan Game

Tips Hindarkan Anak dari Kecanduan Bermain Game


1. Berlakukan Batasan Waktu

Salah satu penyebab kenapa anak bisa kecanduan dalam bermain game adalah karena mereka bermain terlalu sering. Selain itu, durasi mereka memainkan permainan kesukaannya tersebut juga tergolong lama. Kedua hal inilah yang nantinya akan membuat anak anda menjadi susah terlepas dari permainan yang mereka mainkan, seperti dalam gadget, laptop atau rental online.

Oleh karena itu, sebagai orang tua, anda sebaiknya memberlakukan batasan waktu untuk bermain. Tekankan bahwa permainan tersebut hanya boleh dimainkan misalnya di hari libur atau di akhir pekan. Selain itu, batasi waktu bermain misal hanya 2 jam saja. Cara ini akan mereduksi candu yang mungkin muncul.

2. Gunakan Sebagai Hadiah

Hal lain yang bisa anda lakukan untuk menghindarkan anak dari kecanduan sebuah permainan terutama permainan online, adalah dengan menggunakan game sebagai sebuah hadiah. Jika cara ini diberlakukan, maka mainset yang akan berkembang dalam pikiran anak anda adalah permainan tersebut bukanlah sesuatu yang harus selalu dimainkan. Izinkan anak anda memainkan permainan favoritnya ketika ia sudah selesai mengerjakan tugas atau lainnya.

3. Larang Anak Menyimpan Peralatan Bermain di Kamar

Perlu diketahui, salah satu penyebab terbesar seorang anak kecanduan dengan sebuah permainan adalah ia yang terlalu dekat dengan alat-alat yang digunakannya untuk bermain. Alat ini bisa apa saja, seperti gadget, komputer, bahkan aksesoris yang berhubungan dengan permainan tersebut.

Dalam hal ini, sebaiknya anda melarang anak anda untuk menyimpan benda atau menaruh peralatan untuk bermain game di dalam kamarnya. Adanya benda dan juga peralatan permainan tersebut tentu saja akan merangsang anak untuk selalu memainkannya bahkan di jam yang seharusnya ia tidur.

4. Membatasi Uang Jajan

Sebagaimana dibahas di awal bahwa ada beberapa jenis permainan yang disukai oleh anak-anak. Namun, salah satu jenis game yang bisa menyebabkan kecanduan dengan tingkat yang lebih tinggi adalah jenis permainan online yang biasanya dimainkan anak-anak bersama temannya di sebuah rental.

Banyak kasus menunjukkan bahwa rental online tersebut kerap kali menjadi ajang bolos sekolah atau menghabiskan uang yang semestinya untuk membeli sesuatu. Solusi yang bisa dilakukan orang tua dalam hal ini adalah dengan membatasi uang jajan yang diberikan kepada anak. Jika bisa, anak diberikan bekal untuk ke sekolah. Hal ini tentu akan mereduksi kesempatan anak untuk mampir di rental dan bermain.

5. Libatkan Anak dalam Kegiatan Ekstrakurikuler

Untuk membuat anak anda tidak memiliki waktu yang cukup untuk memainkan game favoritnya, anda bisa melibatkan anak anda dalam beberapa kegiatan ekstrakurikuler baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Cara ini adalah salah satu cara positif yang bisa anda lakukan. Banyak kegiatan ekstrakurikuler yang bisa dipilih untuk diikuti, seperti olahraga, silat, keterampilan, dan lain sebagainya. Perlu diketahui, kegiatan ekstrakurikuler merupakan salah satu kegiatan positif yang sangat bermanfaat untuk mengasah kemampuan anak di luar pembelajaran sekolah.

6. Kenalkan Dampak Buruk yang Mengancam

Memberikan nasihat kepada anak tentang bahaya dan dampak buruk jika kecanduan memainkan permainan tersebut merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Anak anda tentu harus tahu kenapa ia tidak boleh memainkan sebuah permainan yang menurut mereka mengasyikkan.

Tentu saja, agar nasihat anda bisa diterima dengan baik dan anak tidak berontak, maka ada strategi penyampaian yang harus dilakukan, seperti mengajaknya berbicara ketika ia memiliki waktu luang, atau ketika mood dalam kondisi baik. Selain itu, ajak pula anak anda untuk berdiskusi agar kita bisa mendengarkan alasannya kenapa ia selalu memainkan permainan tersebut dalam waktu yang lama.

7. Alihkan Perhatian Anak

Orang tua perlu memahami bahwa salah satu penyebab kenapa anak sampai kecanduan sebuah permainan baik online maupun offline adalah karena mereka anak-anak, fokus pada permainan tersebut. Ketika hal ini terjadi, dalam pikiran mereka hanya berisi keinginan untuk memainkan permainan tersebut saja. Oleh karena itu, sebagai orang tua, penting bagi anda untuk mengalihkan perhatian anak anda dari permainan tersebut. Sesekali, ajaklah anak keluar bersama misal ke toko buku, untuk mengenalkan anak akan dunia yang lebih indah daripada berkutat dengan sebuah permainan.

8. Berikan Anak Permainan Edukatif

Jika hasrat anak untuk bermain game tergolong tinggi dan anda belum bisa untuk menyuruhnya berhenti, maka jalan tengah yang bisa dilakukan adalah dengan mengganti jenis permainannya menjadi permainan yang sifatnya edukatif. Permainan edukatif tersebut dapat dipilih demi melatih kemampuan berfikir anak anda. Ada beberapa jenis permainan edukatif yang bisa menjadi senjata untuk menghindari anak anda dari kecanduan permainan lainnya, seperti puzzle, origami, rubik, lego dan lainnya. Kemas permainan tersebut dengan unik agar anak anda menjadi tertarik untuk memainkannya.

9. Masukkan Anak ke Lembaga Bimbingan Belajar

Cara lain yang tepat untuk menghindarkan anak dari kecanduan memainkan sebuah permainan yang akan mengganggu pertumbuhannya adalah dengan memasukkannya pada lembaga bimbingan belajar. Sebagaimana kita tahu, lembaga bimbingan belajar kini menjadi salah satu pilihan bagi orang tua untuk membantu anaknya memahami pelajaran sekolah yang tambah hari semakin susah.

Dengan memasukkan anak pada lembaga bimbingan belajar, maka anak akan lebih sibuk untuk mengikuti proses pembelajaran yang ada dalam lembaga tersebut. Hal ini tentu saja sangat positif karena kesempatan anak untuk bermain game kesukaannya bisa dibilang sangat terbatas sehingga ia terhindar dari resiko kecanduan.

Beberapa poin di atas setidaknya bisa memberikan tips yang tepat dan bisa anda lakukan untuk menghindarkan anak dari resiko kecanduan sebuah permainan yang pada nantinya akan mempengaruhi pola pertumbuhannya. Dalam hal ini, tentu saja, anda perlu memberikan perhatian yang lebih bagi anak anda. Perhatian orang tua kepada anak merupakan senjata utama agar anak merasa memiliki tempat untuk mengadu sehingga ia tidak perlu sebuah game sebagai pelampiasan.

Postingan ini memiliki 0 komentar

Kami telah menyediakan kolom komentar di bawah ini. Silahkan berkomentar dengan sopan dan dengan kata-kata yang mudah dipahami. Mohon maaf jika balas komentarnya agak lama karena kami tidak online 24 jam. Kemudian kami juga meminta maaf karena semua komen tidak bisa dibalas satu-persatu.