Selasa, 12 April 2016

Beberapa Pemeliharaan Yang Dapat Mengurangi Umur Hardware Komputer

www.gudangilmukomputer.com - Hallo selamat siang teman-teman semuanya. Gimana kabarnya nih? Semoga dalam keadaan sehat selalu ya. Yang lagi kerja semoga rezkinya lancar terus, yang lagi ujian semoga ujiannya lancar, yang lagi skripsi semoga skripsinya cepat kelar, Amin Ya Allah. Kali ini kita akan membahas mengenai beberapa cara pemeliharaan komponen komputer yang dapat mengurangi umur hardware komputer kamu.

Komputer yang bisanya kita gunakan sehari-hari untuk berbagai kegiatan tidak akan selamnya dalam kondisi yang baik. Dapat teman-teman ketahui bahwa setiap komputer mempunyai batas umur. Lama atau tidaknya umur komputer itu tergantung bagaimana cara kalian menggunakan dan merawatnya. Apabila kamu menggunakan komputer dengan mengikuti prosedur atau saran-saran yang dianjurkan, maka kemungkinan komputer kamu akan memiliki umur panjang. Tidak terlepas dari itu saja, perawatan juga sangat berpengaruh terhadap performa dan umur komputer kamu. Tetapi terkadang ada juga komputer yang memiliki umur pendek karena masalah hardware, padahal untuk cara pengguaan dan perawatannya sudah maksimal.

Akan banyak tanda-tanda muncul yang mengidentifikasi bahwa komputer yang digunakan sudah dalam keadaan yang tidak normal lagi. Bebrapa tandanya adalah dengan munculnya suara ribut atau suara bising yang keluar dari dalam komputer, proses atau performa yang mulai melambat, dan seringnya muncul pesan error tanpa adanya alasan yang jelas.

Sebagai pengguna komputer yang aktif, sebaiknya kita harus mengetahui faktor-faktor apa saja yang membuat performa komputer menjadi menurun. Dengan mengetahui hal-hal ini diharapkan teman-teman lebih memahami lagi bagaimana cara penggunaan dan perawatan komputer yang baik dan benar sehingga kemungkinan komputer untuk rusak itu lama. Maintenance yang buruk juga akan dapat memicu kerusakan pada komputer. Nah, berikut ada beberapa kasus maintenance komputer atau PC yang salah :

1. Debu yang menumpuk

Debu yang menumpuk

Salah satu penyebab komputer yang panas adalah karena adanya debu yang menumpuk. Komputer yang letaknya dilantai biasanya akan cepat berdebu. Debu yang menumpuk ini akan menghalangi ventilasi udara, dan apa yang terjadi? kemungkinan komputer akan mengalami overheating (panas yang berlebihan). Entah karena malas atau karena apa seseorang membiarkan debu menumpuk pada komponen komputernya, padahal ini sangat berbahaya loh. Ayoklah teman-teman mulai dari sekarang niatkan untuk merawat dan membersihkan komponen komputer secara rutin dan terjadwal. Ini semua dilakukan untuk kebaikan teman-teman semuanya. Tidak terbayangkan jika sebuah komponen komputer mengalami kerusakan, dan kita harus membeli komponen yang baru dengan mengeluarkan biaya yang besar. Tentunya hal seperti ini sangat akan merugikan. Hal ini bisa diatasi dengan cara melakukan perawatan yang rutin.

Setidaknya, kamu harus memeriksa kondisi ventilasi udara komputer setiap harinya. Akan lebih baik lagi jika kamu menjadwalkan untuk membersihkan komponen-komponen komputer, bisa dilakukan 2 minggu sekali atau sebulan sekali dan untuk pengecekan sebaiknya dilakukan setiap hari.

2. Ventilasi yang buruk

Ventilasi yang buruk

Panas menjadi salah satu faktor terbesar yang dapat mempengaruhi performa sebuah komputer. Komponen komputer yang panas dapat menyebabkan komputer menjadi lambat, sehingga kita sebagai pengguna terkadang merasa kesal dengan hal seperti ini. Keadaan panas juga dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada komponen komputer.

Sebuah komputer dirancang se-efisien mungkin untuk dapat mengusir atau mengatasi panas, salah satunya adalah dengan adanya ventilasi udara. Sangat disayangkan, ventilasi pada komputer sangat mudah terhambat. Salah satu penghambatnya adalah dengan hadrinya kotoran dan debu. Namun hal ini bisa diatasi dengan cara melakukan perawatan secara rutin. Debu tidak bisa kita hentikan keberadannya, yang bisa kita lakukan hanya menghilangkannya dengan cara membersihkannya secara rutin agar debu tidak menumpuk.

Lain halnya pada laptop, ventilasi udara biasanya kita temui dibagian bawah laptop. Nah kenapa ketika kita menggunakan laptop tidak boleh diletakkan pada tempat yang empuk misalnya di kasur, sofa, bantal dan lainnya? Karena apabila  kita meletakkan laptop ditempat yang empuk, maka ventilasi udara akan terhambat sehingga menyebabkan udara susah keluar dan terjadilah overheat.

3. Pemasangan kabel yang longgar

Pemasangan kabel yang longgar

Mungkin sering sekali kita mendapati kalau hardware pada komputer tidak bekerja dengan maksimal. Mungkin salah satu penyebabnya bisa dikarenakan kabel penghubung yang longgar, baik itu kabel data maupun kabel power. Tidak ada salahnya jika kamu memeriksa pemasangan kabel, apakah kabel telah terpasang dengan benar ataukah masih longgar. Apabila masalah ini dibiarkan berlarut-larut, maka akan memunculkan masalah baru.

4. Pemadaman listrik

Pemadaman listrik wajib dihindari, karena apabila listrik mati mendadak maka akan menyebabkan hardware komputer berhenti bekerja secara mendadak juga. Apabila hardware berhenti bekerja secara mendadak, maka akan menyebabkan performa hardware tersebut menurun dan bahkan bisa mengalami kerusakan secara langsung pada saat itu juga. Masalah listrik yang mati mendadak ini bisa diatasi dengan menggunakan UPS, kabel power dari komputer dihubungkan ke UPS. UPS dapat menyimpan daya walaupun tidak begitu lama. Setidaknya dengan menggunakan UPS, apabila listik mati kita masih dapat mematikan komputer secara normal sesuai dengan prosedurnya.

Salah satu komponen komputer yang rentan terhadap listrik mati mendadak adalah hard disk. Apabila listrik mati mendadak, maka performa hard disk akan menurun dan bahkan bisa menyebabkan terjadinya kerusakan pada hard disk dan menyebabkan data-datanya menjadi hilang. Hard drive khususnya rentan terhadap crash, di mana piringan tergores oleh head untuk membaca dan menulis disk. SSD tidak memiliki bagian yang bergerak sehingga mereka tidak terpengaruh dengan hal ini, namun mereka tetap rentan terhadap kegagalan listrik, bisa menjadi rusak, atau bahkan mati.

Kesimpulan untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan uninterruptible power supply (UPS). UPS merupakan perangkat eksternal yang dapat menyimpan daya untuk kebutuhan beberapa menit, sehingga kamu dapat mematikan komputer sesuai prosedur.

5. Lonjakan arus listrik

Lonjakan arus listrik

Listrik yang tidak stabil sangat sering ditemui. Hal ini sangat membahayakan bagi alat-alat elektronik yang salah satunya adalah komputer. Hindari penggunaan komputer dari listrik yang tidak stabil, karena akan sangat membahayakan bagi komponen-komponennya. Hal ini dapat diatasi dengan cara menggunakan stavol atau alat stabil listrik. Dengan menggunakan alat ini maka arus listrik yang mengalir pada komponen komputer akan tetap stabil dan tentunya aman.

Banyak hal yang dapat menyebabkan terjadinya lonjakan arus listrik, sambaran petir merupakan hal yang sangat membahayakan. Sasaran sambarab petir biasanya alat-alat elektronik yang terhubung langsung dengan arus listrik. Sebaiknya jika kamu mematikan komputer jangan lupa untuk mencabut kabel power yang terhubung kesumber arus listrik. Jangan biarkan kabel power terhubung pada saat ada petir karena hal ini sangat membahayakan.

6. Kerusakan fisik

Lonjakan arus listrik

Hard drive merupakan salah satu hardware yang rentan terhadap kerusakan fisik. Jika kamu ingin memindahkan komputer, maka jangan pindahkan pada saat komputer lagi menyala. Karena apabila terjadi benturan bahkan itu benturan yang keras, maka akan dapat merusak bagian internal sensitif atau juga bisa menyebabkan kabel konektor terlepas. Sebaiknya jauhkan komputer dari benda yang bersifat panas dan cair. Benda yang memiliki sifat panas apabila didekatkan dengan komputer, maka akan menyebabkan komputer cepat mengalami panas dan bahkan bisa menyebabkan terjadinya overheat. Sedangkan apabila benda cair didekatkan dengan komputer dan kita tidak sengaja menumpahkan benda cair tersebut kedalam komponen komputer, maka komponen-komponen tersebut akan mengalami kerusakan.

7. Update software

Sebenarnya masalah software tidak akan mengurangi umur komputer kamu. Namun, masalah yang software akan berpengaruh terhadap performa komputer. Pengalaman admin sendiri terkadang membutuhkan waktu yang sangat lama (beberapa jam) untuk merapikan perangkat lunak (software) sehingga komputer kembali dalam kondisi terbaik.

Pertama, menjaga keamanan dengan memasang semua update yang tersedia untuk OS dan program. Pastikan Anda menjalankan web browser up-to-date, dan menyingkirkan plugin yang tidak aman. Menginstal semua alat keamanan yang diperlukan, tapi jangan berlebihan.

Selanjutnya singkirkan atau uninstall program yang tidak terpakai, dan hindari juga penggunaan berlebihan dari aplikasi beta. Rutinlah membersihkan file sampah pada komputer agar performa komputer akan selalu tetap terjaga.

Semuanya komputer pada akhirnya akan mengalami kerusakan, namun kita dapat mencegahnya agar kerusakan itu tidak datang dengan cepat dan terus menerus, sehingga umur komputer akan lebih lama. Caranya adalah gunakan komputer dengan benar dan rutin untuk melakukan perawatan komputer.

Sekian artikel mengenai beberapa pemeliharaan yang dapat mengurangi umur hardware komputer. Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan teman-teman semuanya mengenai dunia komputer. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa di share ya.

Komentar Anda adalah tanggapan pribadi, kami berhak menghapus komentar yang mengandung kata-kata pelecehan, intimidasi, dan SARA.
EmoticonEmoticon