Selasa, 16 Februari 2016

Hal Yang Harus Disiapkan Sebelum Dan Sesudah Menginstal Ulang Windows

Hal Yang Harus Disiapkan Sebelum Dan Sesudah Menginstal Ulang Windows - Install ulang adalah solusi terakhir yang harus dilakukan jika sebuah sistem windows dalam kondisi yang rusak sangat parah. Tujuan dilakukan install ulang adalah untuk memperoleh kondisi atau lingkungan sistem yang baru. Dengan dilakukan install ulang, maka sebuah sistem komputer akan kembali kepengaturan awal yang tentunya lebih fresh dan terhindar dari segala kerusakan yang muncul sebelumnya. Kondisi setelah dilakukan install ulang adalah ibarat sebuah kertas putih tanpa ada goresan tinta sedikitpun. Apabila sebuah sistem operasi pada komputer atau laptop kamu diserang virus yang sangat membahayakan, maka solusi yang tepat selain melakukan scanning adalah dengan melakukan install ulang. Saat hendak melakukan instal ulang, tentunya kita membutuhkan persiapan yang baik agar pada saat proses install ulang bisa berjalan dengan baik. Berikut beberapa hal yang harus kamu persiapkan sebelum melakukan instal ulang.

Hal Yang Harus Disiapkan Sebelum Dan Sesudah Menginstal Ulang Windows

1. Membackup Data


Hal Yang Harus Disiapkan Sebelum Dan Sesudah Menginstal Ulang Windows

Data yang ada didalam komputer itu memiliki nilai yang sangat penting. Bahkan, data-data tersebut lebih berarti daripada komputer itu sendiri. Kami sebagai admin juga merasakan hal tersebut, disaat harddisk mengalami kerusakan, hal pertama yang terpikirkan adalah apakah data yang ada di dalam hard disk tersebut bisa diselamatkan atau tidak. Jadi, kehilangan data-data itu merupakan hal terburuk dalam dunia komputer. Pada saat menginstal sebuah sistem operasi, maka drive C lah yang akan diformat. Oleh karena itu, backup-lah data-data yang ada di drive C komputer kamu, seperti data yang ada difolder download, documents, pictures, musik dan folder lainnya yang ada didrive C. Kamu harus mempersiapkan harddisk eksternal atau flashdisk untuk menyimpan data-data yang akan dibackup tersebut. Nah, data-data yang akan dibackup tersebut dapat juga ditempatkan pada drive lain yang ada pada komputer kamu, misalkan ditempatkan pada drive D atau drive E yang akan lebih aman.

2. Mempersiapkan Aplikasi
Ketika proses install ulang selesai, maka selanjutnya kamu harus menginstal kembali aplikasi-aplikasi yang dibutuhkan nantinya. Aplikasi yang sebelumnya terinstal dikomputer, apabila komputer tersebut diinstall ulang, maka aplikasi-aplikasi tersebut akan hilang. Karena itu, siapkan beberapa aplikasi yang dibutuhkan seperti aplikasi office, utility, browser, multimedia dan aplikasi lainnya yang serasa-nya akan dibutuhkan.

3. Mempersiapkan Software Driver
Driver merupakan sebuah software yang digunakan untuk mengoptimalkan kinerja dari hardware. Setelah melakukan proses instalasi windows, maka langkah selanjutnya adalah melakukan scanning seluruh data yang ada di dalam komputer dengan menggunakan antivirus. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi serangan virus. Kemudian tahap selanjutnya adalah kamu harus menginstal driver dari komputer atau laptop. Biasanya sebuah komputer akan ada driver bawaannya dan begitu juga dengan laptop. Apabila komputer atau laptop kamu sudah tidak memiliki software drivernya, maka kamu bisa mencari driver komputer atau laptop tersebut sesuai dengan merk atau vendor hardware yang digunakan. Jika kamu masih belum menemukan driver-nya diinternet, maka kamu bisa menggunakan software Driverpark Solution versi yang terupdate. Hanya saja, aplikasi driverpark solution ini memiliki ukuran yang sangat besar dan kami harapkan ini akan menjadi solusi yang terakhir jika driver laptop sudah benar-benar sudah tidak ada.
Baca Juga : Cara mendapatkan driver notebook atau laptop original dari situs resmi acer

4. Mempersiapkan Media Atau Alat Instalasi
Alat yang dibutuhkan untuk melakukan instalasi sebuah sistem operasi adalah 1 keping CD/DVD dan bisa juga menggunakan flashdisk. Apabila menggunakan flashdisk sebagai media instalasinya, maka kamu akan membutuhkan sebuah software untuk membuat bootable flashdisk windows. Ada banyak sekali aplikasi yang bisa digunakan, biasanya kami menggunakan aplikasi "Rusufus" karena lebih simple dan enteng. Untuk lebih lengkap mengenai ini bisa dengan membaca artikel di bawah ini.
Baca Juga : Cara membuat bootable flashdisk windows dengan aplikasi rufus

5. Koneksi Internet
Koneksi internet merupakan kebutuhan yang sangat penting, salah satunya digunakan untuk melakukan update sistem. Selain mengupdate sistem operasi, kamu juga bisa mengupdate antivirus. Setelah instalasi windows selesai dilakukan, maka akan banyak celah atau bug sistem yang belum diperbaiki sehingga harus dilakukan update untuk memperbaiki celah tersebut. Semakin sering sistem tersebut diupdate, maka akan semakin stabil sistem tersebut.

Itulah beberapa hal yang harus disiapkan sebelum dan sesudah menginstal ulang windows. Semoga artikel ini dapat membantu teman-teman semuanya. Apabila ada hal yang masih kurang jelas, maka kamu dapat berkomentar di bawah ini.

4 komentar

mas, sebelum kita mempersiapkan hal-hal untuk melakukan instalasi windows, saya mau tanya apakah sistem operasi linux juga membutuhkan hal-hal yang yang harus di siapkan sama seperti menginstall windows ??

salam

arif manan

Kalau di linux penginstalan software biasanya kami lakukan secara online, jadi dibutuhkan jaringan internet. Kalau di linux biasanya tidak membutuhkan driver lagi. Dan untuk persiapan yang lainnya tetap sama.

bost software nya ap ap aj sya masih bingung mengenai winamp.amd.beserta direct x nya juga wajib ato gmn

Nggak wajib sih mas. Sebenarnya sesuai kebutuhan mas nya aja.

Komentar Anda adalah tanggapan pribadi, kami berhak menghapus komentar yang mengandung kata-kata pelecehan, intimidasi, dan SARA.
EmoticonEmoticon