Jumat, 30 Januari 2015

Perbedaan Google Chrome Di Setiap Versinya

Perbedaan Google Chrome Di Setiap Versinya - Google Chrome merupakan sebuah software browsing buatan Google. Tentunya aplikasi yang satu ini merupakan salah satu software browsing yang sangat banyak di download. Tentunya setiap aplikasi buatan google akan cepat populer berkat nama besar yang disandang oleh Google. Google chrome mempunya kelebihan dari segi tampilan yang simple dan menarik. Dari segi kecepatannya juga memuaskan, tapi terkadang sering mengalami eror juga. Tapi wajar saja semua software itu tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan.

Google chrome telah banyak sekali versinya yang dikelurkan oleh pihak google. Dan tentunya sofware Google Chrome ini akan selalu di update untuk memuaskan para penggunanya. Google Chrome merupakan salah satu dari 2 software browser yang populer saat ini kalau menurut saya. Karena telah terbukti setiap laptop atau komputer atau bahkan gadget  yang terhubung dengan jaringan internet atau istilah kerennya browsing, selalu ada 2 aplikasi ini yang terinstal Google Chrome dan Mozila Firefox. Tentunya kedua software ini akan terus bersaing untuk mendapatkan tempat dihati para penggunanya.

Google Chrome memiliki banyak sekali versi. Biasanya disetiap akhir tulisan Aplikasi Google Chrome kita akan menemui tulisan Stable, Beta, Dev. Apakah teman-teman bingung apa maksud dari stable, beta dan dev itu??? Dan apa yang membedakan antara ketiganya?? Tenang saja, Guilko akan membahas ini untuk teman-teman semuanya. Cekidott cuss :


Stable
Stable merupakan versi dimana Google Chrome yang kamu install sudah diupdate serta bug dan error sebagian besar telah diperbaiki karena sudah melalui tes pada masa beta. Jika kamu menginginkan browser yang hampir tanpa masalah dan juga tidak memerlukan banyak fitur maka kamu sebaiknya menggunakan versi Stable.

Beta
Jika kamu lebih menyukai browser dengan fitur terbaru maka versi Beta cocok untuk kamu. Karena versi Beta merupakan versi lanjutan setelah Dev, dimana pada versi ini lebih stabil tetapi mungkin masih ada error atau bug pada kondisi tertentu. Versi ini biasanya digunakan oleh orang yang membuat extension sehingga mengetahui kira-kira pada versi berikutnya akan ada fitur apa dan error apa sehingga dapat diperbaiki sesegera mungkin.

Dev
Versi ini bisa dibilang versi percobaan dari developer dimana biasanya mereka mengaplikasikan idenya dan sedang melakukan tes walaupun mungkin beberapa percobaan menemukan kegagalan. Versi dev merupakan versi paling tidak stabil karena penuh dengan fitur baru serta banyaknya percobaan yang dilakukan developer. Tetapi tujuan dari dirilis versi Dev ini adalah untuk menunjukkan pada pengguna apakah fitur tersebut dibutuhkan dan mendapatkan feedback untuk meningkatkan kualitas dari Google Chrome. 

Komentar Anda adalah tanggapan pribadi, kami berhak menghapus komentar yang mengandung kata-kata pelecehan, intimidasi, dan SARA.
EmoticonEmoticon